Manusia dan Takarannya

Jadi tuh gini,

Allah sudah menciptakan manusia dengan takarannya masing-masing. Maksudnya takaran disini adalah Allah sudah menetapkan nasib, rejeki, jodoh sampai maut kita itu kapan. Tugas kita di dunia ini hanyalah untuk beribadah kepada-Nya.

Makanya,

Kalo lihat hidup hidup ‘mereka’ itu beda dengan kita, begitupun nasib, rejeki, jodoh sampai maut kita itu beda, kita tidak perlu risau, iri apalagi dengki. Karena kita pun sudah ada takarannya masing-masing.

Lagipula,

Siapa tau mereka yang ‘kelihatannya’ lebih bahagia, masalahnya jauh lebih besar daripada kita, hidupnya lebih banyak perjuangannya daripada kita, atau takaran ibadahnya memang lebih berat daripada kita?!

Jadi, 

Santai ajaaa. Nikmatin takaran kita saat ini. Kalo sudah berusaha sebaik mungkin, dan hidup kita sudah ditakdirkan seperti ini, kenapa harus mengeluh? Bukannya mengeluh malah memperkeruh suasana? DAN jangan pernah membandingkan hidup kita dengan orang lain! Karena itu gak akan membuat kita bahagia.

Lebih baik, syukuri… karena dengan bersyukur maka Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita. Bukan hanya dalam bentuk barang, ketenangan dalam jiwa sudah termasuk nikmat-Nya.

Alhamdulillah ya Fid!😊😊

Waktu makan di Carls’ Jr bersama wanita2 harapan indah (cc IG: nadiamatul, camelliys, liaahada)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s